{"id":32677,"date":"2026-02-17T10:00:43","date_gmt":"2026-02-17T03:00:43","guid":{"rendered":"https:\/\/gowebbagus.id\/?p=32677"},"modified":"2026-02-04T10:01:01","modified_gmt":"2026-02-04T03:01:01","slug":"orang-jarang-beli-karena-tidak-yakin-bukan-karena-tidak-butuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gowebbagus.id\/nl\/orang-jarang-beli-karena-tidak-yakin-bukan-karena-tidak-butuh\/","title":{"rendered":"Orang Jarang Beli karena Tidak Yakin, Bukan karena Tidak Butuh"},"content":{"rendered":"\n
Konsumen Indonesia punya kebutuhan jelas terhadap jasa dan produk, tapi 70% gagal convert jadi pembeli karena kurangnya kepercayaan terhadap penjual online. Fenomena ini dominan di 2026, di mana keamanan data dan social proof jadi penentu utama transaksi, bukan sekadar harga murah.<\/p>\n\n\n\n
1. Saat calon pelanggan melihat produk\/jasa Anda, apa yang mereka rasakan pertama kali?<\/strong><\/p>\n